Mengenal Kayu Tembesu

Mengenal – Kayu Tembesu

Kayu Tembesu merupakan salah satu spesies tanaman yang tumbuh dihutan rawa dan rawa gambut didaerah sumatera selatan. Jenis pohon lokal ini tumbuh dan tersebar di daerah Sumsel, Lampung dan Jambi. Berdasarkan kajian ilmiah, kayu ini memiliki keunggulan dari sisi ekologi dan ekonomis. Kayu ini memiliki kelas awet I dan kelas kuat I-II.

Secara ekologi, tembesu merupakan jenis tanaman pionir yang dapat tumbuh diareal padang rumput, lahan alang-alang atau pada hutan sekunder yang lembab. Tembesu memiliki nilai ekonomi yang tinggi bagi masyarakat lokal di Sumatera Selatan. Tembesu seringkali digunakan sebagai tiang penyangga baik untuk rumah, jembatan, konstruksi rumah dan atau bahan furnitur.

Kayu Tembesu
Tembesu
Kayu Tembesu

TEMBESU

Tembesu memiliki keistemewaan, yaitu kayunya tidak mudah retak, nilai penyusutannya kecil dan mudah dibentuk dalam konsep fungsinya. Tinggi pohon tembesu dapat mencapai 30 meter hingga 40 meter. Kayu ini dikenal sebagai kayu unggul sengan sebutan Kayu Raja. Pada masa lalu, hak penebangan tembesu diatur oleh para kepala adat. Meskipun termasuk kayu mahal, tembesu belum menjadi komoditas pilihan utama petani untuk menanamnya. Tingginya nilai komoditas lain seperti sawit dan karet diwilayah sumatera membuat masyarakat cenderung memilih menanam kedua tanaman tersebut.

Karakteristik tembesu termasuk kelas berat, sedang dan berwarna kuning muda hingga coklat seta memiliki Tekstur halus merata. Kayu tembesu merupakan kayu yang mudah di olah (Mudah dibentuk dan diserut, di bubut dan di amplas dengan baik). Tembesu sangat cocok digunakan untuk konstruksi bangunan di tempat terbuka maupun yang berhubungan dengan tanah, tiang rumah, lantai dan balok jembatan. Masyarakat di wilayah Sumatera Selatan menggunakan tembesu untuk kontruksi bangunan dan komponen rumah kayu dan produk ukiran.

Tiang Kayu Tembesu

Dalam pembuatan rumah panggung, kayu jenis tembesu seringkali digunakan sebagai tiang penyangga rumah. Tembesu sangat cocok dijadikan tiang penyangga, karena kayunya sangat kuat dan tahan dengan kondisi cuaca yang ekstrim. Selain tahan akan cuaca ekstrim, kayu ini awet hingga puluhan tahun. Di daerah Tanjung Batu Sumatera Selatan, banyak yang menyebut tembesu ini dengan sebutan kayu seumur hidup.

Tembesu merupakan jenis pohon yang mempunyai hijau daun sepanjang tahun dan memiliki banyak cabang. Batang pohonnya memiliki ciri fisik bergelombang, kulit batangnya tebal dan keras serta mempunyai warna cokelat beralur. Secara umum tembesu dikenal sebagai ironwood kayu andalan dari wilayah Sumatera Selatan.